Showing posts with label Ujian Nasional SD. Show all posts
Showing posts with label Ujian Nasional SD. Show all posts

Thursday, January 25, 2018

Download Contoh Surat Undangan Sosialisasi SKL USBN Tahun 2018

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ujian nasional tahun 2018 untuk jenjang sekolah dasar ini akan dilaksanakan pada bulan Mei. Ujian nasional tahun 2018 ini dikenal dengan nama Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) artinya soal-soal yang diberikan pada saat ujian memang soal-soal yang berstandar nasional.

Meskipun kisi-kisi dan POS (Prosedur Operasional Standar) USBN 2018  untuk SD/MI belum dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah, namun sekolah-sekolah sudah mulai mempersiapkan  sejak dini siswa tingkat akhirnya. Sekolah-sekolah mulai memberikan les tambahan diluar KBM aktif dengan berbagai latihan soal yang bervariasi. Semua ini dilakukan agar para siswa kelas VI sukses melaksanakan ujian nasional dan memperoleh hasil yang maksimal.

Pihak sekolah pun juga sudah mulai meraba-raba kemampuan dan kekuatan para siswanya dalam mengikuti USBN pada bulan Mei mendantang. Hal ini dilakukan dengan menentukan nilai minimal SKL sebagai batas penentuan kelulusan siswa. Nilai minimal SKL USBN ini ditentukan jauh-jauh hari sebagai target pencapaian nilai bagi para siswanya.

Nilai minimal SKL USBN dan US/M ini haruslah ditetapkan melalui suatu musyawarah mufakat antara kepala sekolah, dewan guru dan komite sekolah sehingga tidak ada penentuan sepihak dari sekolah. Melalui musyawarah tersebut juga dapat diperoleh berbagai masukan dalam menentukan batas minimal kelulusan yang harus dicapai oleh masing-masing siswa pada setipa mata pelajaran yang diujikan dalam USBN dan US/M.

Nah, jika nilai minimal SKL USBN dan US/M tersebut sudah diputuskan bersama maka harus segera disampaikan kepada semua pihak yang berkepentingan dalam hal ujian nasional. Sekolah perlu segera menyampaikan SKL tersebut kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan propinsi.

Di samping itu sekolah juga wajib menyampaikan SKL USBN tersebut kepada orang tua atau wali murid. Sekolah bisa mengadakan sosialiasi SKL USBN dan US/UM dengan mengundang orang tua atau wali murid kelas VI. Untuk surat undangan sosialisasi SKL USBN dapat diunduh pada link di bawah ini.


Sosialisasi SKL kepada orang tua atau wali murid sangat diperlukan agar orang tua dapat mendampingi putra-putrinya dalam belajar mempersiapkan ujian nasional. Dengan adanya sosialisasi SKL ujian ini maka orang tua juga tahu berapa target nilai yang harus dicapai oleh putra-putrinya. Dengan demikian akan timbul sikap positif dalam mencapai nilai maksimal pada USBN mendatang.

Friday, January 12, 2018

Sudah Fix! USBN SD Tahun 2018 Hanya 3 Mapel bukan 8 Mapel!

USBN SD/MI Tahun 2018
Beberapa waktu lalu di akhir tahun 2017 beredar inrfomasi  mengejukan dan bikin jantung deg-degan di kalangan dunia pendidikan terutama guru dan murid sekolah dasar tentang ujian nasional SD 8 mata pelajaran yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Respon masyarakatpun beragam dalam menanggapi informasi tersebut. Namun ternyata itu hanya berupa wacana saja.

Banyak yang menyanyangkan kalau ujian nasional atau ujian sekolah bestandar nasional jadi dilaksanakan 8 mata pelajaran. Tentu saja hal ini akan menambah beban bagi guru kelas 6 dalam mempersiapkan materi pelajaran dan para siswa tentunya. Berdasar pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, ujian sekolah dengan 3 mata pelajaran saja sudah terasa berat.

Dan pada akhirnya di awal tahun 2018 ini Kemendikbud RI mengeluarkan informasi terkait dengan kebijakan baru untuk ujian akhir pada jenjang sekolah dasar. Pemerintah melalui Kemendikbud RI mengeluarkan kebijakan ujian sekolah berstandar nasional  (USBN) bagi peserta didik tingkat akhir (kelas 6) di sekolah dasar.

Mulai tahun 2018 ini, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di tingkat SD hanya menguji sebanyak 3 mata pelajaran saja yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sebanyak 3 mata pelajaran ini sama dengan mata uji pada ujian nasional di tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya kebijakan baru ini sekaligus menepis berita dan informasi tentang USBN 8 mata pelajaran yang beredar di masyarakat.

Kebijakan USBN tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya dimana ujian akhir tingkat sekolah dasar pada waktu itu dilaksanakan dua jenis ujian akhir siswa, yaitu US/M dan Ujian Sekolah. Di tahun 2018 ini kebijakan tersebut berganti menjadi USBN dan Ujian Sekolah. USBN menguji 3 mata pelajaran sebagaimana disebutkan di atas tadi, sedangkan Ujian Sekolah menguji 5 mata pelajaran sisanya yang terdiri dari Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn/PKN), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) dan yang terakhir adalah Penjaskes (Penjasorkes).

Adanya perubahan pola ujian akhir bagi siswa tingkat akhir sekolah dasar daru US/M menjadi USBN maka berubah juga pola pembuatan naskah ujian. Jika pada tahun sebelumnya, pada US/M sebanyak 25% soal dipersiapkan oleh pusat, sedangkat sisanya sebanyak 75% disiapkan oleh guru yang dikoordinasikan oleh dinas pendidikan provinsi dan Kanwil Kemenag. Sedangkan pada ujain tahun ini, sebanyak 20-25% naskan soal akan disiapkan oleh pusat sebagai soal jankar, dan sisanya sebanyak 75-80% soal menjadi tanggung jawab guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG).

Sementara itu, untuk ujian sekolah atau US nantinya 100 persen soal disiapkan sekolah berdasarkan kisi-kisi nasional yang disiapkan oleh pusat. Soal untuk USBN SD juga akan menyertakan esai sebanyak 10 persen dari total soal. Hal ini berbeda dengan US/M yang berlaku pada tahun sebelumnya, di mana semua soal berbentuk pilihan ganda. Kemudian untuk lima mata pelajaran pada Ujian Sekolah, soal-soal akan dibuat oleh guru masing-masing sekolah.

Pada dasarnya secara teknis, untuk SD/MI yang sudah bisa menerapkan ujian berbasis komputer, soal-soal berbentuk pilihan ganda bisa dikerjakan dengan menggunakan komputer, baik untuk USBN maupun Ujian Sekolah. Sedangkan  soal esai akan dikerjakan siswa pada kertas esai atau secara manual.

Bagaimana tanggapan pembaca terhadap kebijakan pemerintah saat ini?